Lingkungan adalah suatu faktor yang sangat menentukan bagi kehidupan manusia. Baik dan buruknya suatulingkungan sangat ditentukan oleh manusia penghuninya. Lingkungan yang baik, bersih dan serasi mencerminkan suatu kehidupan tentram, damai dan subur. Demikianlah kiranya yang didambakan oleh masyarakat Desa Adat Sebatu, sehingga anjuran dari pemerintah dalam menata lingkungan telah lama dilaksanakan. Bersahabat dengan lingkungan terutama terhadap hewan dan tumbuh – tumbuhan bukanlah hal yang baru bagi masyarakat Bali umumnya dan yang memeluk agama Hindu khususnya, oleh karena persahabatan yang sama – sama menguntungkan itu, telah menjadi suatu warisan yang wajib dilaksanakan dan ditandai dengan menghaturkan sesajen pada tiap hari “Tumpek Wariga” (sabtu kliwon wuku wariga) kepada pohon – pohon, serta pada hari “Tumpek Uye” (sabtu kliwon wuku Uye) kepada hewan. Kesadaran akan tugas dan kewajiban adalah pekerjaan yang mulia, karena itu masyarakat Des Adat Sebatu dengan senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dalam membangun desanya. Hal ini ternyata mampu membuahkan hasil yaitu ditetapkan Desa Adat / Banjar Sebatu sebagai juara pertama dalam lomba kebersihan lingkungan antar Banjar yang baru pertama kali diselenggarakan di Kecamatan Tegallalang untuk tahun 1985. walaupun prestasi itu baru pada tingkat Kecamatan, namun berkat tekad kuat, persatuan yang kokoh serta dilandasi semangat gotong – royong yang dimiliki oleh masyarakat Desa Adat Sebatu, kami yakin dikemudian hari hasilnya akan lebih baik.
Bersatunya masyarakat dengan lingkungan, bersatunya masyarakat dengan sesama umatnya, bersatunya masyarakat dengan tuhannya (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) adalah wujud nyata dari masyarakat yang mendambakan cinta damai lahir dan bathin.
Demikianlah kiranya yang dapat kami gambarkan tentang Desa Adat Sebatu.
No comments :
Post a Comment